Recent Blog post
Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan
Nasi Punel khas Pasuruan
arapan dengan nasi yang bertekstur lembut, pulen serta aneka lauk
yang beraneka dalam satu sajian sungguh sangat memanjakan lidah. Menu
sarapan spesial itu adalah Nasi Punel, kuliner khas Kota Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Agar selalu identik dengan sejarahnya, nasi disajikan di atas piring
yang beralas daun pisang. Di atas nasi ditaburkan Serundeng.
Dilengkapi Sate Kerang, Lentho/ Menjeng, Tahu Bumbu Bali, irisan daging
dan kikil serta parutan kelapa diberi santan yang diberi bumbu agak
manis dan dikukus. Sayurnya, biasanya Rebung dan Nangka muda (Lodeh
Tewel). Lauk utamanya bisa pilih Empal (daging goreng), Ayam Goreng,
Telor Dadar, Paru, Dendeng atau yang lain. Tak lupa ada sambel uleg pedas yang dicampur dengan irisan kacang panjang. Hmmmm… mak nyus.Pulen
Punel artinya sama dengan Pulen. Nasi yang matangnya pas. Tidak terlalu kering. Tidak terlalu lembek. Konon, nasi punel berasal dari beras pada umumnya. Bedanya hanya dari cara memasaknya. Dari informasi teman yang domisili di Bangil, agar nasinya pulen, maka beras yng sudah dicuci bersih direndam dengan air panas. Lima belas sampai duapuluh menit. Baru kemudian ditanak seperti biasanya.
Jika nasi sudah matang, nasi segera diangkat dan dipindahkan ke wadah terbuka. Lalu nasi yang masih panas didinginkan dengan dikipas-kipas. Sesekali nasinya diaduk-aduk (diuleni), sehingga agak menggumpal. Jadi tidak dibiarkan begitu saja. Cara inilah yang konon bisa menjadikan nasi putih di Bangil ini benar-benar bertekstur lembut. Pulen !
Khas Bangil
Nasi Punel hanya dijumpai di Bangil. Awalnya merupakan nasi yang dijajakan oleh penjualnya keliling kampung. Karena peminat dan penikmatnya terus meningkat maka beberapa penjual akhirnya mendirikan depot Nasi Punel di pinggir jalan utama Bangil. Ada depot Setia Budi di Timur Stasiun Bangil. Depot Nasi Punel Hj. Lin di Jalan Jaksa Agung Suprapto, depan Masjid Manarul. Nasi Punel Putri Bu Nik, serta Nasi Punel Spesial Bu Dahlia, di Latek, Bangil Timur.


Secara umum, sajian Nasi Punel di tiap penjual sama. Berupa seporsi nasi yang pulen lengkap dengan aneka lauk yang super komplet. Makin mantab saat menyantap ditemani Teh Manis yang hangat. Harganya di kisaran 10ribu-20 ribu, tergantung lauk yang dipilih.
Dilihat dari komposisinya, Nasi Punel sangat sarat dengan aneka kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Seporsi nasi putihnya yang lembut lebih dari cukup untuk memenuhi karbohidrat sepanjang pagi sampai siang. Aneka lauk sangat mencukupi untuk memenuhi unsur protein, vitamin dan mineral. Ditambah sayur yang kaya akan serat akan membuat penikmat Nasi Punel kenyang dan penuh energi.
Nah, kalau Anda sedang dalam perjalanan dari Surabaya ke Pasuruan atau sebaliknya , sebaiknya mampir dan sarapan Nasi Punel. Dijamin Anda akan terkenang akan kelezatannya dan bikin ketagihan.

Nasi Punel
Lontong balap
Selain Kupang, makanan khas Kota Pasuruan yang dapat Anda temukan di Jl. Ir Juanda adalah Lontong Balap Bumbu Kuning.
Jika sebelumnya Anda sudah pernah mendengar atau bahkan mencicipi
Lontong Balap Surabaya, makanan khas Pasuruan yang satu ini memiliki
bumbu yang sangat berbeda.
Irisan lontong, tauge dengan kuah bumbu kunyit, daun jeruk purut, bawang
putih, lento, dan bumbu petis ini semakin menambah rasa segar makanan
ini.
Rasa segar dari bumbu petis menjadi semakin menggugah selera.
Bagi sebagian orang yag tidak tawar dengan Kupang Sate Kerang bisa
menikmati makanan khas lainnya yaitu lontong balap berkuah kuning yang
terbuat dari taoge dengan bumbu kunyit , daun jeruk purut, bawang putih.
Lebih nikmat dihidangkan dengan irisan lontong , lento dan petis, bagi
penikmat rasa pedas bisa ditambahkan beberapa cabe rawitBahan-bahan:
- 1 papantempe, potong kotak 2x2 cm
- 500 grtahu, goreng dan potong sesuai selera
- 150 grtauge
- 500 grnasi, untuk lontong
- SAMBAL PETIS
- 10 biji cabe rawit rebus
- 4 sdm petis udang berkualitas
- 3 sdm bawang merah goreng
- 1 sdm bawang putih goreng
- 50 ml air matang
- Kecap manis secukupnya.
KUAH:
- 1 btg serai dan memarkan
- 1.5 liter air
- 3 lbr daun jeruk
- 3 cm lengkuas dan memarkan
- 1 sdm garam (secukupnya)
- 2 sdt gula pasir
- 2 sdm minyak untuk menumis
BUMBU:
- 4 siung bawang putih
- 4 btr bawang merah
- 1/2 sdt merica
- 2 cm kunyit
- 4 btr kemiri disangrai
Langkah:
- Haluskan semua bahan bumbu, sisihkan.
- Haluskan semua bahan sambal, campurkan kecap manis setelah sambal itu halus. Tambahkan sedikit air agar tidak terlalu kental, sisihkan.
- Panaskan minyak lalu tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk dan lengkuas hingga harum.
- Masukkan tempe dan air, aduk rata. Tambahkan gula dan garam, masak hingga tempe masak. Sisihkan.
- Tata lontong dalam piring saji, tambahkan potongan tahu goreng dan tauge dan,
- Siram kuah tempe di atasnya, lengkapi dengan sambal petis. Sajikan hangat.
makanan khas pasuruan "Lontong balap"
Rawon
Rawon Sakinah
Rawon disajikan dengan sambal dari cabe dan
bawang, serta tauge pendek. Tauge pendek merupakan keharusan karena
tauge yang “belum jadi” ini justru masih manis rasanya. Manisnya tauge
pendek dan pedasnya sambal menciptakan nuansa khas untuk rawon. Lauk
pendampingnya yang juga termasuk “default” adalah krupuk udang dan telur asin. Tempe goreng garing juga cocok sebagai pendamping tambahan.
Usut punya usut ternyata rawon SAKINAH
kebanggaan arek pasuruan ini menrupakan rawon rekomnedasi nya Pak Bondan
winarno , pemerhati kuliner nusantara. berikut catatan kecil yang di
tulis di kompas.com :
Rawon kedua yang saya dudukkan di jajaran juara adalah olahan
“Warung Sakinah” di Pasuruan. Warung ini sebetulnya juga bukan temuan
baru. Sudah beberapa kali saya singgah ke warung yang sangat populer
dengan sate komoh-nya. Sate komoh adalah sate dari daging sapi berukuran
besar. Sebetulnya mirip empal berbumbu basah yang diakhiri dengan
membakarnya sebentar di atas bara arang. Sate komoh adalah sajian khas
Pasuruan dan sekitarnya. Biasanya, saya makan sate komoh sebagai lauk
nasi campur.Dalam kunjungan terakhir ke “Warung Sakinah”, saya tergoda memesan sate komoh dengan nasi plus semangkuk kuah rawon. Saya terkejut melihat kuah rawon itu datang dengan irisan daun bawang muda panjang-panjang. Semula saya pikir malah kucai karena penampangnya yang kecil. Kehadiran daun bawang muda di dalam kuah rawon itu membuatnya terasa sangat segar. Kegurihan kluweknya diimbangi dengan kesegaran daun bawang yang khas. Duh, baru sekali itu saya mencicipi kuah rawon yang sangat nyamleng. Saya menduga keras bahwa daun bawang muda itulah yang “bertanggung jawab” atas peningkatan kualitas kuah rawon.
Rawon Daging sapi (empal)
Rawon sate komo
makanan khas pasuruan "Rawon"
kupang kraton
Kupang Kraton adalah makanan tradisional yang terbuat dari
bahan dasar kupang. Kupang sendiri
merupakan binatang laut sejenis kerang kecil, berwarna coklat pucat dan banyak
terdapat di pesisir pantai utara Jawa Timur seperti Surabaya, Pasuruan dan Sidoarjo.
Makanan ini hampir mirip dengan Lontong
Kupang, namun yang sedikit berbeda adalah dari rasanya. Kupang Kraton ini
merupakan salah satu makanan tradisional dari Pasuruan, Jawa
Timur.
Asal Kupang Kraton
Daerah Pasuruan, Jawa Timur merupakan salah satu daerah yang
dikenal sebagai penghasil kupang. Karena banyak nelayan disana selain mencari
ikan, mereka juga mencari kupang untuk dikonsumsi atau diproduksi. Kupang ini
biasanya diolah menjadi makanan seperti Lontong
Kupang, Sate Kerang, Pelasan Kupang dan lain – lain. Salah satu yang cukup
terkenal dimasyarakat adalah Lontong Kupang. Selain dikonsumsi sendiri, banyak
juga penjual yang menjajakan makanan satu ini. Salah satu tempat di Pasuruan
yang menjadi sentra penjualan Lontong Kupang ini adalah di sekitar Pasar Kraton. Sehingga Lontong Kupang
disana juga dikenal dengan sebutan Kupang Kraton.
Pengolahan Dan Penyajian
Kupang Kraton
Pengolahan Kupang Kraton ini hampir sama dengan Lontong
Kupang di Sidoarjo dan Surabaya. Pertama kupang dikupas dan dicuci sampai
bersih, kemudian dimasak hingga matang bersama dengan bumbu seperti bawang putih, gula jawa, garam, dan petis. Pada penyajiannya, Kupang Kraton
ini disajikan bersama dengan irisan lontong
dan lentho. Sebagai penyedap rasa
bisa juga ditambahkan bawang goreng dan jeruk nipis. Untuk menikmatinya, sangat
pas bila ditemani dengan es kelapa muda
dan sate kerang.
Cita Rasa Kupang
Kraton
Walaupun bentuknya hampir sama dengan Lontong Kupang di Sidoarjo
atau Surabaya, namun Kupang Kraton ini memiliki cita rasa yang sedikit berbeda.
Perbedaan itu terletak pada bumbu petisnya, petis yang digunakan untuk Kupang
Kraton ini pada dasarnya terbuat dari bahan dasar kupang, sehingga memiliki
cita rasa yang khas. Selain itu kuah pada Kupang Kraton ini lebih bening dan
lebih lembut. Pada dasarnya Kupang Kraton ini didominasi oleh rasa manis, asam
dan gurih. Namun apabila anda menyukai makanan pedas anda juga bisa menambahkan
cabai atau sambal.

